- anda harus tahu waktu tempuh normal dan tidak normal,
- anda harus bisa menghitung berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk TOL dan Bensin/bahan bakar
- andapun harus mempersiapkan biaya untuk tiap kali anda berhenti, jadi hitunglah kira-kira akan beristirahat berapa kali, dimana saja dan berapa orang.
- anda juga harus mengenal wilayah aman, rawan, jalan rusak, jalan mulus dan masyarakat sekitar yang akan dilalui, ini menjadi penting untuk keselamatan anda.
- jika mungkin cobalah untuk konvoi bersama rombongan yang biasanya dikawal dari kepolisian atau bareng komunitas.
- jangan paksakan diri jika anda lelah, ngantuk mikro dan sejenisnya.
- jangan paksakan terus berjalan jika anda ingin buang air kecil atau air besar, iyalah..berabe nanti he he he
- pastikan anda selalu ditemani orang disamping anda untuk ngobrol dan sejenisnya supaya bisa mengurangi rasa kantuk.
- tidak perlu terburu-buru dalam berkendara, tujuan anda adalah mudik bertemu dengan keluarga, bukan balapan!
- siapkan minyak angin atau sejenisnya yang biasa nya membantu mengurangi rasa pegal pegal dan kantuk.
- Gunakan Navigasi Digital atau GPS agar anda bisa memantau kondisi jalan raya.
- jangan menggunakan HP saat berkendara
- saat beristirahat usahakan anda menghubungi keluarga anda dikampung dan beritahukan posisi anda dimana
- Disarankan anda cek kondisi ban dan mesin anda saat anda beristiahat di jalan.
- bawa air aki cadangan, air radiator cadangan, jaga-jaga kekeringan
- jangan biasakan mengikuti pengendara yang melanggar lalu lintas, tetaplah dijalurnya, kecuali atas arahan petugas kepolisian.
- melalui jalan tol tantangan terberat adalah rasa kantuk, jadi anda harus pastikan tidak ngantuk, sadar, sehat dan tidak kurang apapun.
- biasakan mengalah dalam berkendara.
baik! itulah nasehat mudik bag-2 yang bisa kami share, semoga bermanfaat, ini bukanlah hal yang baru, namun apa salahnya kita saling mengingatkan. tetap waspada jadilah pengendara yang tertib, Indonesia Aman Berlalu Lintas.
narasumber: Masyon-DAAC007