![]() |
| gambar ilustrasi : okezone.com |
Catatan Pembina Daac, Lebaran selalu saja menjadi perhatian masyarakat Indonesia, itu
wajar karena memang mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim dan kebanyak
merantau dan tinggal di Jabodetabek. Sesuai dengan data Korlantas tahun 2016 kecelakaan
sepeda motor sebanyak 70 persen walaupun terjadi penurunan sebanyak 17 persen
yakni dari 1.834 menjadi 1.515 pada tahun 2015, namun demikian tetap harus dilakukan
upaya-upaya supaya angka kecelakaan semakin rendah dan tentunya supaya seluruh
masyarakat yang ada di Jabodetabek atau kota-kota lainnya #SiapUntukMudik dan bisa merayakan hari lebaran
dengan keluarga tercinta mereka.
Penulis mencoba mengingatkan kembali bahwa faktor kecelakaan paling
tidak ada tiga hal ;
Pertama, adalah faktor Manusia adalah pengendara, seringkali dari
ulah dan sikap pengendara melakukan pelanggaran yang kemudian timbulah
kecelakaan.
Kedua, Faktor Kendaraan, kondisi kendaraan, baik mesin maupun
komponen pendukung lainnya menjadi salah satu faktor penting, tidak sedikit
kasus kecelakaan terjadi akibat dari kondisi kendaraan yang tidak layak, contoh
rem blong, lampu yang tidak berfungsi, mesin yang tiba-tiba mengalami kerusakan
dan sebagainya.
dan Ketiga Faktor Alam, tidak jarang juga kecelakaan akibat alam
sering terjadi walaupun angkanya tidak signifikan namun tetap harus di
antisipasi, penyebabnya bisa saja jalan yang rusak dan berlubang atau pepohonan
bahkan tebing yang bisa saja sewaktu-waktu merenggut nyawa pengendara.
Agar faktor-faktor kecelakaan tersebut bisa di antisipasi maka
penulis mencoba menyampaikan buah pemikiran kedalam sebuah konsep Tagline sehingga mudah dimengerti dan
dipahami, serta mudah diingat, kemudian bisa di implementasi dan dibudayakan
dan pada akhirnya menjadi sebuah kebiasan positif dalam kehidupan sehari-hari
dalam berkendara. Adapun tagline buah
pemikiran penulis tersebut adalah kata AKSi dengan kita ingat dan melakukan apa
yang tertuang dalam kata tersebut diharapkan bisa memberikan awareness dan bisa menjadi pelopor
keselamatan bagi yang lainnya. Berikut adalah penjelasan dari kata AKSi ;
(A) yang memiliki arti ATURAN, sebelum kita berkendara ada baiknya
terlebih dahulu kita bisa memahami aturan yang berlaku, minimal aturan-aturan
dasar berkendara seperti, Pengendara itu harus menggunakan helm jika dia
pengendara motor, dan pastikan memasang sabuk keselamatan jika ia seorang pengendara
mobil, memiliki SIM, surat kendaraan harus lengkap, mengerti arti rambu jalan,
minimal pernah tahu undang-undang transportasi dan undang-undang jalan raya.
Selain itu ada aturan-aturan yang tidak tertera dalam undang-undang tapi
merupakan budaya dijalan raya, seperti hindari kebiasaan meludah saat
berkendara, hindari bertegur sapa terlebih ngobrol dengan pengendara lain saat
berkendara. Memastikan menurunkan kecepatan kendaraan saat memasukan kawasan
penduduk dan pasar serta sekolah. Dengan kita memahami aturan tertulis dan
tidak tertulis maka ini akan menjadi awalan perubahan pola fikir menjadi sosok
yang tertib. Kemudian yang berikutnya adalah ;
(K) yang bermakna keterampilan, dalam ensiklopedia bebas
keterampilan sub dari kemampuan, kemampuan adalah kapasitas seseorang untuk
melakukan beragam tugas dalam suatu pekerjaan. Dalam kamus bahasa Indonesia
online terampil adalah cakap dalam menyelesaikan tugas, mampu dan cekatan. Sedangkan
bagi pengendara penulis mendefinisikan terampil adalah sebagai cakap, mampu dan
cekatan dalam mengendalikan kendaraan saat berkendara. Beriktunya adalah ;
(Si) Sikap, adalah cara berkendara, attitude berkeendara dijalan
raya, sering kali jika kita perjalan jauh badan capek mempengaruhi emosi,
sehingga ingin cepat cepat sampai, sehingga tidak lagi meperdulikan orang lain
dan kondisi jalan. Belum lagi macet yang melelahkan dan memicu emosi. Ini menjadi
sangat penting, terlebih jika anda membawa keluarga dengan sepeda motor. Yang harus
anda lakukan saat berkendara adalah konsentrasi penuh dan sadar.
Itulah tips dan trik mudik lebaran dimana kita harus siap ber AKSI.
Paham Aturan, Keterampilan dan Sikap!
Selamat Mudik, selamat berhari raya, mohon maaf lahir dan batin
Salam Solidarity and Humanity
Pembina DAAC
